Lobster air tawar pada dasarnya adalah binatang yang cukup mudah untuk di budidayakan. Jika kebutuhannya tercukupi maka kita dapat membudidayakan lobster tersebut dimanapun.
Pada habitat aslinya Lobster Air Tawar tersebut hidup di sungai dan di rawa-rawa serta danau.
Jenis-jenis media wadah.
Media wadah dalam budidaya lobster air tawar ini sangat bervariasi. Pada umumnya Lobster Air Tawar ini dibudidayakan secara extensif pada kolam tanah. Biasanya pada petani di Australia mengunakan kolam tanah untuk membudidayakan lobster air tawar secara extensif dan intensif.
Pada buddaya secara extensif petani hanya menaruh indukan pada kolam tersebut pada masa berkala kolam tersebut dikeringkan dan lobster yang sudah memenuhi ukuran komersial akan dijual dan sisanya akan dikembelikan ke kolam tanah tersebut.
Pada budidaya secara intensif petani mulai memberi pakan ke dalam kolam dengan berbagai macam makan sayur-sayuran termasuk pakan komersil. Budidaya secara intensif memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan secara extensif.
Media lain yang sering digunakan adalah kolam semen atau kolam fiber (Tank). Kolam semen dan kolam fiber ini banyak digunakan untukmembesarkan burayak sampai berat sekitar 2”.
Di Indonesia budidaya lobster air tawar banyak dilakukan dalam sekala perumahan terutama pada pembenihan. Disini akan menjabarkan budidaya pembenihan lobster air tawar yang umumnya dilakukan di Indonesia.
Aquarium
Alasan menggunakan aquarium untuk pembudidayaan lobster adalah agar bisa dipantau dan di monitoring keadaan lobster, dan juga memudahkan peternak untuk menghemat tempat. karena jika memakai aquarium kita dapat menyusun menjadi beberapa tingkat sehingga tidak memerlukan banyak lahan/tempat.

Aquarium yang digunakan diantaranya sebagai berikut :
a. Aquarium pemijahan
Ukuran
Panjang x Lebar x Tinggi = 80cm x 40cm x 40cm
atau
Panjang x Lebar x Tinggi = 100cm x 50cm x 40cm.
tergantung dari jumlah banyak tidaknya indukan yang ada didalamnya.
jika ruangan terlalu sempit atau jumlah terlalu banyak maka dapat mengakibatkan perkelahian dan bahkan kanibalisme.
Untuk ukuran aquarium 80cm x 40cm x 40cm dapat memuat 8 ekor lobster ukuran 4” sedang untuk 5 “ sebaiknya hanya di isi 6 ekor dan 6” sebaiknya hanya diisi 3 ekor saja.
b. Aquarium Pengeraman

Masa pengeraman telur oleh induk lobster membutuhkan waktu sekitar 30-40 hari.
Dalam mengoptimalkan lahan yang sempit maka aquarium pengeraman sekat dengan luas sekitar 15cm, sehingga bentuk aquarium tersebut seperti accu.
Hal ini akan memudahkan kita dalam memantau telur yang sudah mendekati masa penetasan.
3. Aquarium penetasan.
Masa penetasan burayak ini sekitar 10-12 hari pada masa penetasan ini burayak sudah mulai terlihat lengkap dengan mata, kaki, dan antenna seperti layaknya lobster dewasa. Sebagian dari burayak tersebut sudah mulai melepaskan diri dari indukannya.
Burayak yang lepas dari indukan ini bertahap hingga semua burayak tersebut tidak berada pada gonad induknya. Setelah semua burayak lepas dari gonad induknya maka masa (parent care) Aquarium penetasan ini biasanya juga digunakan untuk membesarkan burayak hingga umur 2-3 minggu. Dengan umur ini maka burayak tersebut sudah dapat dimasukan ke dalam kolam pembesaran benih. Jika mempunyai lahan yang cukup untuk membuat kolam tersebut.
Bila ingin mengunakan aquarium untuk pembesaran benih sebaiknya burayak tersebut di jarangkan kepadatannya dengan membagi menjadi dua aquarium atau lebih.
4. Aquarium karantina.
Aquarium karantina diperlukan untuk lobster yang akan molting. Lobster yang terlihat tanda-tanda ingin molting sebaiknya dipindahkan ke aquarium karantina tersebut, sehingga pada saat molting lobter ini aman dari kanibalisme.
Aquarium ini juga bisa digunakan untuk induk lobster yang sudah selesai menetaskan burayaknya. Karena pada umumnya lobster yang habis menetas memasuki masa pengantian kulit.
Lobster biasanya membutuhkan waktu sekitar 1 – 2 hari karantina bila sedang berada pada masa pembentukan cangkang dari lunak menjadi keras. Lobster yang masih muda membutuhkan waktu yang lebih singkat dalam pembentukan cangkang.
Sebenarnya masih banyak tempat atau wadah yang bisa digunakan sebagai tempat pembudidayaan Lobster Air Tawar ini. akan tetapi pada tulisan ini hanya dibahas menggunakan Aquarium. Jadi untuk wadah/tempat lainnya akan saya tampilkan di blog ini lain waktu.