Nobody Perfect . . . . . . . .

Blog EntryTahap 3. Pemeliharaan Lobster Air TawarAug 20, '08 12:49 PM
for everyone
Budidaya Lobster Air Tawar
Berbeda dengan udang galah, lobster bisa dipasarkan baik sebagai udang konsumsi maupun sebagai hiasan akuarium. Itulah sebabnya prospek lobster jauh lebih terbuka dibandingkan dengan komoditas udang lainnya.
Lobster ini dalam waktu singkat menjadi primadona karena bisa dikembangkan di kolam air tawar.


A. Pengenalan Jenis

Lobster umumnya ditangkap dari pantai. Nelayan pantai Baron, Yogyakarta dengan perahu kecil berenang dan menangkap lobster di antara karang-karang, kemudian dijual di pantai atau dikirim ke pemasok. Kini, lobster air tawar dapat dikembangkan di kolam pekarangan, sama seperti komoditas ikan air tawar lainnya.
Lobster air tawar (Cherax sp.) adalah salah satu genus yang tergolong crustacea (bangsa udang) yang seluruh daur hidupnya terjadi di air tawar. Ukuran tubuhnya secara alami besar. Badannya terdiri dari dua bagian,
yaitu kepala (cephalotorax) dan badan (abdomen). Ada bagian antaranya yaitu subcephalotorax. Seluruh tubuhnya diselimuti dengan cangkang yang dikenal sebagai karapas yang berbahan zat tanduk atau kitin.

Berdasarkan penyebarannya, terdapat tiga famili lobster air tawar sebagai berikut.
a. Famili Astacidae, tersebar di belahan bumi utara.
b. Famili Cambaridae, tersebar di belahan bumi utara.
c. Famili Parastacidae, tersebar di belahan bumi selatan seperti Australia, Indonesia bagian Timur, Selandia Baru, dan Papua Nugini.


B. Kebiasaan Hidup di Alam

Habitat alami lobster adalah danau, rawa,dan sungai air tawar di daerah pegunungan. Selain itu, udang ini juga bersifat endemik karena terdapat spesifikasi pada spesies lobster air tawar yang ditemukan di habitat alam tertentu (native).

1. Kebiasaan makan
Hampir sama seperti udang galah, kebiasaan makan lobster air tawar adalah dengan menggerumuti pakan, sedangkan larvanya dengan menyaring pakan yang masuk bersama air ke mulutnya.
Lobster akan mencari pakan pada malam hari karena tergolong binatang nockturnal. Pakan yang disukainya berupa biji-bijian, umbi­umbian dan bangkai hewan, maupun binatang kecil lainnya. Ikan ini tergolong pemakan segala (omnivora). Sering kali lobster bersifat kanibal terhadap sesamanya.

2. Kebiasaan berkembang biak
Lobster berkembang biak dengan cara bertelur. Tahapan pemijahan d alam biasanya diawali dengan mencari pasangan, kemudian dilanjutkan dengan ritual percumbuan sebagai dan akhirnya memijah. Induk betina akan mengerami telurnya, kemudian dilanjutkan dengan pengasuhan benih hingga umur tertentu.
Lobster umumnya memilih habitat yang memiliki vegetasi yang lebat. bertepi dangkal, dan dasarnya berpasir bercampur Lumpur. Udang ini hidup pada kisaran suhu 26-30 0C, tetapi ada juga jenis lobster yang mampu bertahan pada suhu 10O C.


C. Memilih Induk

Memilih induk lobster ibarat memilih sepasang pengantin yang hendak dipersandingkan di pelaminan. Masing-masing harus matang telur dan tidak boleh keliru menentukan jenis kelaminnya. Tidak boleh dua­-duanya jantan atau dua-duanya betina. Adapun ciri-cirinya sebagai berikut.
Ciri induk yang berkualitas
Betina
- Adanya lubang bulat yang terletak yang terletak di dasar kaki ketiga.
- Capit betina besarnya sama atau hanya 1,5 kali buku (ruas) pertama.
- Warna lebih gelap dibandingkan pasangannya.
- Umur 6-8 bulan.
- Berat mencapai 30 g.
- Panjang 18 – 20 cm

Jantan
- Memiliki tonjolan di dasar tangkai kaki jalan kelima.
- jantan memiliki capit yang besarnya 2-3 kali buku (ruas) pertama.
- Warna lebih cerah.
- Umur 6-8 bulan.
- Berat 30 g.
- Panjang 18-20 cm.


D. Pemijahan di Kolam

Tidak seperti pemijahan udang windu ataupun udang galah yang menggunakan teknik ablasi (pematangan gonade dengan membutakan udang), pemijahan lobster air tawar masih dilakukan secara alami. Oleh karenanya, keberhasilan pemijahan lobster ini sangat tergantung pada pemilihan induk, kualitas pakan yang diberikan, dan perlakuan lingkungan.

1. Konstruksi kolam
Kolam pemeliharaan calon induk yang hendak dipijahkan sebaiknya menggunakan bak semen, bak plastik, ataupun bak fibre. Hal ini untuk memudahkan pengontrolan. Namun, penggunaan kolam tanah juga tidak dilarang.
Bentuk bak semen atau bak fibre bisa persegi panjang, bulat, ataupun segi empat. Bak dilengkapi pintu pemasukan dan pembuangan air dan shelter (tempat berlindung). Induk jantan dan induk betina harus ditempatkan dalam kolam yang terpisah untuk mencegah terjadinya pemijahan yang tidak dikehendaki.
Selama dipelihara, calon induk diberi pakan udang segar, cacing halus pelet udang komersial, atau ubi jalar dengan kandungan protein 35-40 % Jumlah pakan yang diberikan 3% dari bobot badan hidup. Frekuensi pem berian pakan 3 kali sehari, pagi, Siang dan sore atau malam. Porsi pakan
yang diberikan pada malam hari lebih banyak karma lobster termasuk binatang nocturnal.


2. Persiapan kolam

Sebelum kolam diisi air, sebaiknya dipasang shelter yang bisa berupa ban mobil bekas, genteng, batako, pralon diameter 3 inci sepanjang 25 cn atau bahan lain yang tidak berbahaya bagi calon induk. Kemudian kolam diisi air dan calon induk dilepaskan. Kepadatan penebaran calon induk
tergantung dari besarnya calon induk yang dipersiapkan. Adapun untuk contohnya dapat dilihat dibawah ini

KEPADATAN PENEBARAN BERDASARKAN BERAT INDUK
1. Berat Calon Induk Rata-rata/Ekor (15 g/ekor)
Kepadatan Penebaran (10ekor/m2)
2. Berat Calon Induk Rata-rata/Ekor (20 g/ekor)
Kepadatan Penebaran (5 ekor/m2)
3. Berat Calon Induk Rata-rata/Ekor (30 g/ekor)
Kepadatan Penebaran ( 1 - 2 ekor/m2)



3. Pemijahan

Pemijahan lobster air tawar masih dilaksanakan secara alami sehingga pemilik hanya menyiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan oleh induk­induk lobster. Sementara keberhasilan pemijahan sangat tergantung dari 'kemauan' induk-induk tersebut untuk memijah.
Pemijahan alami ini dapat dilaksanakan dengan dua jalan, yaitu pasangan dan massal. Pemijahan secara berpasangan dapat dilakukan di akuarium berukuran panjang 50 cm, lebar 40 cm dan tinggi 30 cm. Sementara pemijahan secara massal dapat dilaksanakan di bak semen atau bak fibre dengan berukuran 2 m X I M X 1 m atau 6 m x 2 m x I M.
Kepadatan penebaran untuk pemijahan massal yaitu 3 ekor jantan dengan 1 ekor betina untuk setiap 4 m2 bak. Adapun di akuarium seekor jantan dengan seekor betina untuk setiap akuarium. Jangan lupa menam­bahkan aerator ke dalam akuarium.
Jika tidak ada halangan maka induk akan segera memijah dengan ritual pemijahan khan lobster. Induk betina yang telah kawin akan membawa telurnya di antara kaki-kaki renangnya dan merawat benihnya sampai umur tertentu.

E. Penetasan Telur dan Perawatan Benih

Penetasan telur yang dibawa induk betina bisa tetap dilakukan di akuarium dengan memindahkan induk jantan ke lain tempat. Sementara untuk lobster yang dikawinkan secara massal, harus dilakukan sebaliknya yaitu memindahkan lobster betina yang mengerami telurnya ke dalam akuarium atau bak penetasan khusus.
Bak penetasan yang dimaksudkan bisa berupa akuarium ukuran
4o cm x 3o cm x 3o cm. Bak penentasan juga bisa berupa bak fibre yang disekat-sekat yang dipersiapkan secara khusus untuk penetasan, seukuran 3o cm x 3o cm x 30 cm. Bisa juga induk-induk betina yang mengeram ditempatkan bersama-sama di dalam bak fibre bulat dengan diameter 1 meter.
Setelah 8-15 hari sejak pemindahan induk-induk yang mengeram. maka juvenil lobster sudah memiliki bentuk yang mirip dengan induk­induknya. Oleh karena itu, saatnya untuk memindahkan benih ini ke kolam yang terpisah dari induknya.




F. Pendederan dan Pembesaran

Dalam kegiatan pendederan dan pembesaran, biasanya dapat menggunakan kolam yang sama. Persiapan kolam yang dilakukan juga sama.


1. Konstruksi kolam

Untuk pembesaran lobster air tawar, sebaliknya dipersiapkan kolam tanah berbentuk persegi panjang. Kolam dilengkapi dengan pintu pemasukan dan pengeluaran air yang terletak berseberangan secara horizontal untuk menjamin sirkulasi air.
Kolam pembesaran lobster ini banyak dibuat petani di daerah Jawa Barat maupun daerah lainnya. Mereka mempersiapkan kolam seperti untuk pendederan ikan mas dengan cara memupuk kolam dengan kotorar ayam terlebih dahulu.


2. Persiapan kolam

Kolam pembesaran harus dipersiapkan dahulu sebelum benih lobster dimasukkan. Persiapan kolam biasanya meliputi perbaikan pematang kolam dan kemalir (saluran tengah) untuk mempermudah proses panen.
Kolam untuk pembesaran lobster tidak perlu terlalu luas, sesuai
dengan lahan yang tersedia. Luas kolam bisa 100 m2 , 2500 m , atau 600 m2. Ke dalam kolam ditebari pupuk kandang dengan dosis 0,5-1,5 kg/m2. Selain itu, kolam diisi air sedalam antara 40-70 cm agar pakan alami sebagai makanan lobster dapat tumbuh.
Daun kelapa dimasukkan ke dalam kolam pembesaran sebagai shelter. Tujuannya untuk mengurangi intensitas cahaya matahari yang masuk ke dalam kolam karena lobster termasuk binatang yang menjauhi sinar matahari (nockturnal). Shelter ini bisa juga berupa ban luar bekas mobil. Lobster juga mempunyai kebiasaan menempel di substrat dalam mencari pakan sehingga penempatan shelter ini sangat cocok.


3. Penebaran benih

Benih yang ditebarkan berumur 8-15 hari dengan kepadatan 20-30 ekor/m2 luas kolam. Di tempat pembesaran diusahakan ukuran benih yang ditebarkannya seragam untuk mencegah sifat kanibalisme. Pemeliharaan pertama selama 2 bulan. Selanjutnya, pemeliharaan
dilakukan selama 4 bulan untuk memperoleh lobster ukuran ekonomis 20-30 g/ekor.
Saran
Membesarkan lobster akan mengundang tangan-tangan jahil untuk berbuat jahat karena komoditas ini bernilai ekonomis tinggi. Beberapa petani membesarkannya secara monokultur di antara kolam-kolam lain yang dipakai untuk membesarkan ikan sehingga tidak terlalu menyolok. Langkah lainnya adalah mernelihara udang lobster ini secara polikultur, bersama-sama ikan lain dalam satu petakan kolam yang sama. Tentu harus dipilih ikan yang tidak memangsa benih udang galah, misalnya bersama-sama dengan ikan mas atau ikan tawes.

Blog EntryIndonesian Ornamental Fish 2008Aug 16, '08 8:21 PM
for everyone
Mau informasi dikit aja nieh tentang event.

INDONESIA ORNAMENTAL FISH SHOW 2008
Indonesia Ornamental Fish Show 2008 is an international exhibition and contest showcasing multi-various
ornamental fishes, aquarium and facilities, technologies and equipment for its cultivation and breeding.

LATAR BELAKANG

Perkembangan ikan hias setiap tahun mengalami kemajuan yang ditandai dengan tren permintaan pasar yang terus meningkat.
Tak hanya dari pecinta dalam negeri, permintaan ikan hias juga datang dari luar negeri. Berdasarkan data dari FAO, nilai industri ikan hias dunia diperkirakan antara 15 Milyar US$ dan pertumbuhan nilai exspor ikan hias dunia mencapai 7%-8% pertahun. Komoditas ikan hias asal Indonesia berpotensi untuk mengisi pasar ikan hias dunia.

Mengingat Indonesia memilik 240 jenis ikan hias air tawar dan ribuan jenis ikan hias air laut dengan potensi yang kita miliki seharusnya Indonesia mampu merebut peluang pasar yang sebesar besarnya baik di pasar domestic maupun mancanegara. Pangsa ekspor ikan hias Indonesia di pasar dunia masih belum menggembirakan, apabila dibandingkan dengan negara pengekspor lainnya yakni hanya 10% saja. Perlu dilakukan promosi yang intensif agar potensi sektor industri ikan hias dapat dipacu dan di optimalkan guna memberi sumbangan yang lebih besar bagi pendapatan negara.

Download brosur di sini
Dan keterangan lengkap bisa mengunjungi website di http://indo-ornamentalfish.com/

Sifat dasar dari Lobster adalah kanibal. maka sebaiknya digunakanlah shelter atau tempat mengumpet, atau tempat untuk bersembunyi. dengan maksud adalah mengurangi bertemu dengan sesama lobster lainnya.

Diantaranya media shelter atau tempat besembunyi adalah :

1. Batu bata atau roster

Batu bata  roaster merupakan alternatif penyembunyian Lobster yang sering digunakan pada kolam baik untuk pembesaran burayak maupun untuk pembesaran hingga ukuran konsumsi.  

Kelemahan dari batu bata roaster ini adalah ukurannya yang berat bila sudah terendam di dalam air. Dan batu bata ini juga rapuh bila sudah digunakan dalam jangka waktu yang cukup lama.  Bila pengunaan dalam jumlah yang banyak juga memakan waktu dan tenaga yang cukup besar juga.

 



2. Pipa atau Paralon

Pralon atau pipa merupakan media yang paling banyak digunakan oleh peternak di Indonesia. Ukuran dari pralon ini dapat disesuaikan dengan ukuran lobster yang dipelihara. Semakin besar lobster tersebut maka pralon yang digunakan juga semakin besar.

Pralon ini dinilai kurang efektif pada saat panen karena jumlahnya yang banyak sehingga akan memakan waktu yang banyak untuk mengumpulkannya.  Selain itu juga pralon ini juga mahal.






3.
Waring atau  karung bawang / sayuran

Waring  banyak dipakai oleh peternak lobster karena memiliki merupakan media yang paling mudah didapatkan selain itu waring dapat menekanan kanibalisme juga bentuknya yang ringan. Dalam mengunakan waring ini kita cukup memotong ukuran sepanjang  1m x lebar dari waring tersebut dan meletakan pemberat ditengah-tengahnya sehingga bentuknya. Waring juga dapat diikat seperti jala bertingkat.

Gambar di ambil dari forum budidaya lobster air tawar


4. Tanaman Air

Tanaman air seperti eceng gondok sangat baik digunakan untuk shelter, selain alami, juga bisa menghasilkan makanan bagi burayak.

Selain sebagai media sembunyian tanaman air ini juga dapat menyerap racun yang terkandung dalam air. Dalam pengunaan slada air (pistia) burayak lobster mempunyai pertumbuhan yang lebih baik dibandingkan dengan kolam yang tanpa diberi tanam sayur tersebut (Jones, 1995).


Sumber berita di rangkum dari http://www.budidayalobsterairtawar.com


Blog EntryTahap 2. Perlengkapan "Pompa Aerator"Aug 15, '08 1:17 AM
for everyone
Fungsi dari pompa aerator ini adalah untuk menyemburkan air dan menghisap air dari kolam. biasanya digunakan sebagai memfilter air dan juga sebagai pembuat arus atau gelembung udara.

Pada gambar disamping adalah salah satu jenis dari pompa aerator yang biasa digunakan dalam aquarium.

Kalau kita kebeberapa tempat seperti sentra budidaya ikan hias merekan mempunyai akuarium dalam jumlah yang cukup banyak mungkin sekitar 100 lebih seperti yang di Pusaka Farm Sawangan namun pompa aerasinya cuman satu.

ada 2 jenis pompa aerator.

1. Low Noise Air Pump memiliki kekuatan dorong sehingga dengan kedalaman air 1m pun gelembung tetap keluar.

2. Blower memiliki output angin yang cukup besar namun kekuatan dorongnya kecil sehingga bila ketahan maka angin akan terbuang. Sifat blower adalah berapa angin yang keluar sama dengan berapa besar angin yang masuk.

dapat ditarik kesimpulan :

bila kita membutuhkan jumlah angin yang besar dengan ketinggian air yang rendah maka blower ini sangat cocok karena kapasitas anginnya yang besar. Namun untuk pengunaanya tidak bisa mengunakan batu aerator.

Sedang untuk Low Noise Air Pump, pompa ini mempunyai kekuatan pompa yang cukup besar. Ada yang bisa memompa pada kedalam 3m. Pompa ini cocok untuk jumlah titik angin yang sedikit namun dengan kedalam air yang melebihi 1 meter.

aerator pompa pun ada 2 macam untuk type gelembung yang dihasilkan.
type fountain aerator atau air mancur dan diffused aerator kit.

perbedaannya bisa dilihat seperti gambar dibawah


Gambar di samping merupakan type aerator fountain atau air mancur.


















dan pada gambar dibawah merupakan jenis diffused




Lanjut ke Tahap 2 Shelter/Tempat persembunyian
Sumber = http://www.budidayalobsterairtawar.com/

Blog EntryTahap 2. Perlengkapan "Air"Aug 14, '08 1:48 AM
for everyone
Air yang akan digunakan untuk budidaya Lobster Air Tawar adalah air yang tidak terkena limbah, polusi, ataupun tercemar.

Kualitas air ini harus senantiasa diperiksa untuk memastikan tidak ada kandungan yang melebihi ambang toleransi dari pada lobster tersebut. Kandungan yang perlu diperiksa umumnya adalah PH, oksigen terlarut dan kekeruhan setiap minggu serta amoniak setiap bulannya. Alat ukur ini dapat didapatkan ditoko ikan hias dan toko perlengkapan laboratorium.

tabel PH dapat anda lihat di bawah



Thanks to "astrajingga" di forum o-fish

Kualitas air

Kualitas air yang baik ini minimal mengandung oksigen terlarut sebanyak lebih 5mg/l. Oksigen terlarut ini dapat ditingkatkan dengan menambah oksigen ke dalam air dengna mengunakan aerator atau air yang terus mengalir. Kelebihan plankton dapat menyebabkan kandungan oksigen didalam air menjadi berkurang. Maka dengan itu plankton dalam kolam harus selalu dipantau.

 

Kandungan amoniak yang tinggi pada air dapat membuat lobster tidak dapat bertahan hidup. Kandungan amoniak sebaiknya kurang dari 0.05mg/l. Pakan yang tidak habis dimakan oleh lobster dapat membusuk di dasar kolam dan menjadi busuk. Busuknya pakan ini akan meningkatkan amoniak terutama pakan yang berasal dari pellet komersial

salah satu contoh alat ukur PH air digital.

Keasamaan air atau biasanya disebut PH yang baik untuk budidaya lobster air tawar adalah stabil diantara 7 sampai 8.5. Keasaman ini dapat dijaga dengan total alkanitas, jumlah plankton yang tidak berlebihan  dan kebersihan dari dasar kolam. Keasaman yang tinggi ini juga dapat dilakukan pengantian sebagian dari air pada kolam tersebut.

 

Kekeruhan air ini dapat di pantau dengan mengunakan piringan Secci  pada kedalaman antara 20 sampai 40cm. Kekeruhan air ini juga bisa disebabkan oleh plankton yang berlebihan seperti phytoplankton.   Sebagai gantinya pringan secci ini dapat menggunakan CD bekas dengan bagian kilap /cermin ke atas.  Jika dalam kedalaman 20 sampai 40cm kita masih dapat melihat CD tersebut maka kekeruhan ini masih dalam batas yang baik. Untuk mengatasi kelebihan plankton ini adalah dengan mengurangi nutrisi yang dimasukkan ke dalam kolam tersebut atau dengan menganti air yang ada.

 

Tingkat keasinan air atau salinitas dalam budidaya air tawar ini sebaiknya tidak melebihi 5 ppt.   Semakin asin air maka tingkat pertumbuhan juga akan semakin melambat hal ini ditandai dengan semakin jarangnya lobster tersebut menganti kulit dan tingkat keberhasilan hidup juga tinggi.  Lobster air tawar akan tumbuh optimal bila salinitas air menunjukan 0 ppt.

 

Bila kualitas air memburuk maka sebaiknya air yang ada dikolam tersebut diganti dengan air yang baru. 

 

Sumber air

Air sungai

Air sungai umumnya digunakan oleh peternak pembesaran yang membutuhkan bibit air yang cukup banyak untuk pengisian kolam yang luas.  Pengunaan air sungai ini sebaiknya melihat kebersihan daripada sungai tersebut.  Limbah dari industri dan rumah tangga dapat meracuni lobster yang kita pelihara.  Hal lain yang perlu diperhatikan adalah pengunaan pestisida pada tanaman-tanaman disekitarnya.

 

Air tanah.

Air tanah merupakan sumber air yang banyak dipergunakan. Pengunaan air tanah ini juga sebaiknya dilakukan pengujian terlebih dahulu. Kandungan zat air yang tidak sesuai dengan ambang budidaya lobster juga dapat merugikan peternak.

 

Pengujian air yang lengkap ini dapat dilakukan di laboratorium perusahaan air minum atau Sucofindo.

 

Air PAM

Air PAM juga banyak digunakan oleh peternak budidaya pembenihan terutama pada lokasi yang sulit mendapatkan air yang sesuai dengan kualitas yang diinginkan. Karena budidaya lobster air tawar dapat dilakukan di rumah maka banyak diantaranya yang tidak bisa mendapatkan air tanah yang baik.

 

Penggunaan air PAM ini harus terlebih dahulu dilakukan aerasi selama 24 jam untuk menghilangkan kandungan kaporit yang ada pada air tersebut.  Kandungan kaporit ini juga dapat dihilangkan dengan mengunakan filter kimia dengan bahan-bahan seperti karbon aktif dan batu zeolit. Karena bahan filter ini ada masa aktifnya maka pencucian dan pengantian berkala harus dilakukan. Kelalaian dalam  hal ini dapat menyebabkan fungsi filterisasinya menjadi tidak bekerja.



Thanks to http://www.budidayalobsterairtawar.com/

Blog EntryTahap 2. Perlengkapan "Tempat / Aquarium"Aug 13, '08 3:54 AM
for everyone
Lobster air tawar pada dasarnya adalah binatang yang cukup mudah untuk di budidayakan. Jika kebutuhannya tercukupi maka kita dapat membudidayakan lobster tersebut dimanapun.

Pada habitat aslinya Lobster Air Tawar tersebut hidup di sungai dan di rawa-rawa serta danau.

Jenis-jenis media wadah.
 

Media wadah dalam budidaya lobster air tawar ini sangat bervariasi.  Pada umumnya Lobster Air Tawar ini dibudidayakan secara extensif pada kolam tanah.  Biasanya pada petani di Australia mengunakan kolam tanah untuk membudidayakan lobster air tawar secara extensif dan intensif. 

Pada buddaya secara extensif petani hanya menaruh indukan pada kolam tersebut pada masa berkala kolam tersebut dikeringkan dan lobster yang sudah memenuhi ukuran komersial akan dijual dan sisanya akan dikembelikan ke kolam tanah tersebut.
 

Pada budidaya secara intensif petani mulai memberi pakan ke dalam kolam dengan berbagai macam makan sayur-sayuran termasuk pakan komersil.  Budidaya secara intensif memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan secara extensif.
 

Media lain yang sering digunakan adalah kolam semen atau kolam fiber (Tank). Kolam semen dan kolam fiber ini banyak digunakan untukmembesarkan burayak sampai berat sekitar 2”.
 

Di Indonesia budidaya lobster air tawar banyak dilakukan dalam sekala perumahan terutama pada pembenihan. Disini akan menjabarkan budidaya pembenihan lobster air tawar yang umumnya dilakukan di Indonesia.

Aquarium

Alasan menggunakan aquarium untuk pembudidayaan lobster adalah agar bisa dipantau dan di monitoring keadaan lobster, dan juga memudahkan peternak untuk menghemat tempat. karena jika memakai aquarium kita dapat menyusun menjadi beberapa tingkat sehingga tidak memerlukan banyak lahan/tempat.



Aquarium yang digunakan diantaranya sebagai berikut :

a. Aquarium pemijahan

Ukuran
Panjang x Lebar x Tinggi =
80cm x 40cm x 40cm
atau
Panjang x Lebar x Tinggi =
100cm x 50cm x 40cm.
tergantung dari jumlah banyak tidaknya indukan yang ada didalamnya.

jika ruangan terlalu sempit atau jumlah terlalu banyak maka dapat mengakibatkan perkelahian dan bahkan kanibalisme.

Untuk ukuran aquarium 80cm x 40cm x 40cm dapat memuat 8 ekor lobster ukuran 4”  sedang untuk 5 “ sebaiknya hanya di isi 6 ekor dan 6” sebaiknya hanya diisi  3 ekor saja.

b. Aquarium Pengeraman



Masa pengeraman telur oleh induk lobster membutuhkan waktu sekitar 30-40 hari.

Dalam mengoptimalkan lahan yang sempit maka aquarium pengeraman sekat dengan luas sekitar 15cm, sehingga bentuk aquarium tersebut seperti accu. 
Hal ini akan memudahkan kita dalam memantau telur yang sudah mendekati masa penetasan.

3. Aquarium penetasan.
 

Masa penetasan burayak ini sekitar 10-12 hari pada masa penetasan ini burayak sudah mulai terlihat lengkap dengan mata, kaki, dan antenna seperti layaknya lobster dewasa.  Sebagian dari burayak tersebut sudah mulai melepaskan diri dari indukannya.
 

Burayak yang lepas dari indukan ini bertahap hingga semua burayak tersebut tidak berada pada gonad induknya. Setelah semua burayak lepas dari gonad induknya maka masa (parent care) Aquarium penetasan ini biasanya juga digunakan untuk membesarkan burayak hingga umur 2-3 minggu. Dengan umur ini maka burayak tersebut sudah dapat dimasukan ke dalam kolam pembesaran benih.  Jika mempunyai lahan yang cukup untuk membuat kolam tersebut.
 

Bila ingin mengunakan aquarium untuk pembesaran benih sebaiknya burayak tersebut di jarangkan kepadatannya dengan membagi menjadi dua aquarium atau lebih.


4. Aquarium karantina.


Aquarium karantina diperlukan untuk lobster yang akan molting. Lobster yang terlihat tanda-tanda ingin molting sebaiknya dipindahkan ke aquarium karantina tersebut, sehingga pada saat molting lobter ini aman dari kanibalisme.
 

Aquarium ini juga bisa digunakan untuk induk lobster yang sudah selesai menetaskan burayaknya. Karena pada umumnya lobster yang habis menetas memasuki masa pengantian kulit.
 

Lobster biasanya membutuhkan waktu sekitar  1 – 2 hari karantina bila sedang berada pada masa pembentukan cangkang dari lunak menjadi keras. Lobster yang masih muda membutuhkan waktu yang lebih singkat  dalam pembentukan cangkang.



Sebenarnya masih banyak tempat atau wadah yang bisa digunakan sebagai tempat pembudidayaan Lobster Air Tawar ini. akan tetapi pada tulisan ini hanya dibahas menggunakan Aquarium. Jadi untuk wadah/tempat lainnya akan saya tampilkan di blog ini lain waktu.


Lobaster air tawar yang paling banyak dibudidayakan oleh masyarakat indonesia adalah jenis Red Claw.



Lobster ini dapat digunakan sebagai ikan hias atau untuk konsumsi.
Budidaya ke arah pemanfaatan Lobster sebagai konsumsi ini lah yang kita harapkan dapat memberikan keuntungan dalam segi pengadaan benih atau pembesaran.

Untuk pemula, bisa mulai memelihara lobster dari ukuran benih 2" atau ukuran indukan 4" keatas.
Ada beberapa rekan-rekan yang mulai memelihara lobster dari ukuran 2" dulu dalam sekala kecil (Aquarium). Hal ini bertujuan :

1. Dengan modal yang ringan kita dapat memulainya.

2. Deangan Aquarium kita bisa mengamati tingkah/ perilaku lobster. Mulai dari cara makan, makanan yang bisa diberikan, proses molting (ganti kulit) dan perilaku lobster lainnya.

3.
Sering kali untuk pemula, terutama yang baru pertama mencoba memelihara lobster, akan menemui lobsternya mati karena beberapa hal yang belum kita mengerti. Kalau kita pertama memelihara dalam ukuran 4" up atau indukan, bila mati akan mengalami kerugian yang lebih besar dari pada kalau kita memulai dari yang 2".

4.
Sambil mengamati / belajar, kita bisa mencari sumber informasi untuk mencari indukan yang berqualitas dengan harga yang terjangakau.

5.
Setelah satu bulan atau lebih mengamati karakteristik lobster dan kita yakin untuk dapat membudidayakannya, sebaiknya kita mencari indukan yang baik untuk kita kawinkan.



Blog EntryLobster / Udang gedeAug 13, '08 2:39 AM
for everyone
Pada awalnya sieh dimulai ketika bertemu dengan pak dandy,
dulu dia adalah orang dari bagian keuangan di perusahaan tempatku bekerja.

awal muasalanya sieh lucu juga yah hehehe.Beliau berkeinginan untuk konsultasi tentang masalah provider webhosting. yah secara kebetulan saya adalah seorang IT, yang kerjanya ngurusin network, hosting dan sebangsanya dech.

Eh ketika ngobrol malah merembet ke arah hobie. yang secara kebetulan hobie kami sama, yaitu tentang ikan hias. mulai mendengarkan cerita beliau tentang mulai berternak ikan discus, black ghost, sampai yang saya sendiripun tidak tahu, karena memang dulu hobie saya hanya sebatas memelihara, bukan mendalami bahkan sampai ke bisnis pun tidak.

akan tetapi ketika saya sudah memiliki pengalaman kerja dengan orang lain, dan ini benar-benar terjadi dengan teman dekatku, maksudku di dunia bekerja, yang mana disuatu saat ketika suatu perusahaan tidak membutuhkan jasa/tenaga kita lagi dengan mudahnya perusahaan akan melepas kita, tanpa memperhitungkan tanggungan yang harus di tanggung seorang pekerja tersebut.

Pak dandi memberikan ide, bagaimana kita memulai, memahami, dan kemudian menghasilkan pemasukan dari hobie kita tersebut.beliau menyarankan untuk membudidayakan lobster, untuk standar lobster yang mudah dibudidayakan maksudnya.

mulailah setelah dari ketemu beliau dipikirkan secara serius, mulai dari jumlah inventasi, cara pemeliharaan dan pangsa pasar.

ketika searcing di internet, maka didapatlah sebuah artikel yang mana bisa dijadikan pegangan, yah saat ini baru tahap pembelajaran, belum memulai usaha dan menekuni secara serius. inti dari pekerjaanku sebagai tenaga IT sekarang dengan memelihara atau membudidayakan lobster sebenarnya sama, yaitu ketekunan.

jadi ingat masa lalu ketika memulai mempelajari linux hehehehe....

Lobster air tawar yang saat ini dikenal "khususnya untuk saya" adalah :

1. Cherax quadricarinatus (red claw)

cirinya adalah pada ujung capit yang berwarna merah.Daerah asalnya adalah dari Queensland Utara dijadikan makanan untuk penduduk disana.

2. Cherax destructor

Asalnya dari Australia, Mereka bisa dijumpai mulai dari daerah New South Wales hingga diselurah dataran benua Australia. Sebaran yang luas menyebabkan mereka mampu beradaptasi mulai dari daerah dingin di danau-danau berair dingin pegunungan Snowy, hingga daerah beriklim panas.

Pada umumnya C. destructor dijumpai di danau-danau, rawa rawa, billabong, bendungan, saluran irigasi, dan juga disungai-sungai. Mereka termasuk tahan banting. Pada musim kering mereka akan bertahan hidup dengan cara membuat luband didalam tanah. Bahkan mreka mampu membuat lubang hingga kedalaman 5 meter. Paa saat musim penghujan mereka kemudian keluar untuk mencari makan, memijah dan bermigrasi.

3. Procambarus clarkii



Udang/lobster ini berasal dari Amerika Utara.
Lobster dewasa berwarna merah gelap, sedangkan yang masih muda berwarna merah kekelabuan. Untuk ukuran dewasa bisa tumbuh hingga mencapai panjang 20cm.

Lobster ini mempunyai toleransi lebar terhadap salinitas air, oleh karena itu mereka bisa dijumpai baik di air tawar maupun air payau.

bersifat sangat agresif, teritorial, dan rakus, sehingga mereka bisa menjadi ancaman bagi hewan lain yang memanfaatkan sumberdaya yang sama. Mereka bahkan mampu bersaing dengan jenis-jenis crayfish lokal.

Sebuah penelitian di Spanyol menunjukkan bahwa mereka mampu mengubah komunitas tumbuhan pada suatu lahan basah disana. Oleh karena itu introduksi mereka ke daerah baru perlu diperhatikan dengan seksama.


thanks to http://uplixs-fish.blogspot.com/

Blog EntryAquascape / Taman Bawah AirJul 31, '08 6:26 AM
for everyone
Aquascape adalah suatu hobie baru dalam kalangan para penggemar ikan hias. dalam aquascape ini bukan ikan yang menjadikan sebagai subject utama, dan justru ikanlah yang menjadi tampilan pembantu. Artis sebenarnya dalam Aquascape adalah "tanaman". loh kok bisa ?....

dalam memahami hobi "Aquascape" ini dibutuhkan beberapa kemampuan. dianataranya. kesabaran, pengetahuan tentang kimia air, cara hidup tanaman/biologi, jiwa seni dan ketelatenan.


kenapa saya bilang begitu, karena untuk hobi "Aquascape" ini seperti halnya merawat tanaman, hanya kalo di darat tanaman ini ditumbuhkan diatas tanah, dan pemberian air yang secukupnya, untuk aquascape tanaman di besarkan dalam aquarium yang diisi penuh dengan air.

saya menyukai alam rawa dikarenakan bentuknya atau habitatnya merupakan alam rawa, yang mengingatkanku pada alam atau lingkungan disekitarku ketika aku kecil.

dahulu di sekitarku masih banyak sawah, rawa-rawa, dan sungai-sungai kecil. saat ini disekitarku tempat tingalku telah penuh dengan rumah-rumah kontrakan.

untuk membuat Aquascape dibutuhukan minimal 1 buah Aquarium, pasir silika, air, pengasil CO2, dan filter untuk memfilter air.

Tentang cara mensetting atau membuat Aquascape akan saya berikan di blog selanjutnya.





Blog EntryMembuat AkuariumJul 26, '08 12:25 AM
for everyone
Kali ini kita akan membuat akurium air tawar.Air di akuarium sama seperti air didalam kolam. Isi dengan tumbuhan dan hewan yang biasanya hidup bersama,dan kamu akan melihat bagaimana mereka akan makan dan tumbuh. Letakkan akuariumdi tempat yang terang, tetapi jauhkan dari sinar matahari langsung.Bahan yang diperlukan untuk menata akuarium adalahAkuarium kerikilbatu-batuan
1 Cuci kerikil dan tebarkan untuk lapisan dasarAkuarium.Kemudian tambahkan batuan sehinggaikan ataupun binatang air memiliki tempat untuk bersembunyi danpermukaan untuk makan.
2 Tambahkan air kira kira setengah akuarium.Gunakan air hujan atau lebih baik gunakanair dari kolam. Tambahkan akar tanaman dalampot atau tanam dalam kerikil.Tambahkanrumput kolam ke dalam air.usahakan untuk mendiamkan atau mengendapkan air satu hari sebelum di tempatkan di akuarium. alasannya agar senyawa kimia mengendap di bawah air sehingga tidak ikut di taroh dalam akuarium.
3 Akuarium sekarang siap untuk diisi.Jika kamumengisi akuarium dengan air kolam,kamu akanmenemukan adanya hewan kecil yang mengapungseperti kutu air.Jika kamu menambahkan beberapakeong,mereka akan mengais tumbuhan kecil daribatuan dan kaca dan membantu membersihkanakuarium.Jika kamu akan menambahkan ikan,ingatlah untuk memberi mereka makan ataumereka akan memakan penghuni air yang lebihkecil.cara diatas adalah untuk level pemula, atau belum tahu mendalam cara merawat atau expert dalam hal memelihara ikan dalam akuarium.tips. cari ikan hias yang bentuknya pipih, atau exotic agar dapat terlihat keindahan ikan jika di pandang dari samping.

Menghadirkan keindahan kehidupan di dalam air di rumah kita, baik itu berasal dari lingkungan air tawar, maupun dari lingkungan (air) laut, bukanlah hal yang sulit. Yang diperlukan adalah sebuah bak kaca/mika dan beberapa alat pendukung kehidupan mahluk air tersebut, sedikit pengetahuan dasar tentang kimia air, sedikit informasi mengenai perilaku penghuni, dan sedikit sentuhan seni, serta waktu yang dapat diluangkan untuk merawatnya


Keindahan tidak harus berarti mahal, banyak alternatif penghuni akuarium yang dapat dijadikan pilihan, dari yang paling murah sampai yang paling mahal. Pilihlah yang sesuai dengan selera dan kemampuan serta selaraskan dengan keindahan yang ingin dihadirkan.

Dengan sedikit sentuhan seni, sesuatu yang sederhana bisa berubah menjadi karya yang spektakuler. Mulailah dengan memikirkan sebuah tema kehidupan air yang ingin dihadirkan, sehingga orang akan mudah tergiring pada hal yang ingin ditonjolkan dari tampilan tersebut dan terperangkap dalam keindahan yang disajikan.

Satu hal yang perlu diingat bahwa keberhasilan memelihara ikan hias tergantung pada keberhasilan memelihara airnya. Apabila kita berhasil memelihara airnya maka ikan dan penghuni akuarium lainnya otomatis akan dapat memelihara dirinya sendiri.

Adakalanya kita akan menyadari, bahwa menjadi seorang hobiis ikan hias, mau tidak mau, secara otomatis akan sekaligus pula menjadi seorang orang ahli kimia, fisika, biologi dan matematika. Tidak percaya?? Cobalah memulai memelihara ikan hias dan membuktikannya. Meskipun demikian, anda tidak akan sendirian, banyak para hobiis lain yang akan siap membantu anda. Kalau perlu ikutilah klub-klub ikan hias di tempat anda atau bergabunglah dengan kelompok-kelompok diskusi virtual mengenai ikan hias di internet.

Dalam membuat akuarium biasanya dibagi menjadi 2 golongan, pertama memelihara ikan dan tumbuhan menjadi backgroundnya, yang kedua adalah memelihara tumbuhan sebagai subject utama, dan ikan sebagai backgroundnya.

untuk golongan yang kedua dinamakan "aquaspace". mirip hobiies tanamanan hias akan tetapi untuk golongan tanaman hias air yang hidup di bawah air.

untuk temanya pun rata-rata sungguh unik, bisa menciptakan keindahan rawa, danau, ataupun sungai.

Selamat mencoba 

Blog EntryIkan asin SepatJul 22, '08 12:17 AM
for everyone
Ternyata ikan sepat selain disebut juga ikan hias, bisa dibuat juga sebagai ikan asin.
Hal tersebut belum pernah saya coba. akan tetapi setelah mencoba surfing di internet dengan memakai om google dan dengan search key "ikan sepat" saya menemukan hal baru. yaitu membuat ikan sepat menjadi ikan asin yang bisa dimakan.
hehehe dasar si ikan sepat. selain bentuknya indah juga bisa dimakan rupanya.
adapun cara membuat masakan ikan asin dari ikan sepat ini saya ambil dari site : http://www.dunia-ibu.org
berikut ini adalah bumbu-bumbunya :    


Ikan Asin Sepat Bumbu Cabe Ijo

Bumbu & bahan:
ikan asin sepat kecil, dicuci, tiriskan lalu digoreng kering
bawang merah diiris
bawang putih diiris
cabe ijo (dalam jumlah banyak)bila besar dipotong 3 atau dipotong 2,
di geprek
tomat ijo diiris
garam gula pasir minyak goreng untuk menumis 

Cara membuat:
setelah minyak goreng panas masukkan bawang merah & bawang putih setelah layu masukkan cabe ijo & tomat ijo, masukan garam & gula pasir, setelah cabe ijo dan tomat layu masukkan ikan asin sepat kecil yang telah digoreng, aduk rata angkat dan hidangkan



Blog EntryIkan Sepat AKA GouramiJul 19, '08 2:01 PM
for everyone
Dahulu sewaktu aku kecil, aku suka sekali main di sawah, yah dulu di jakarta tidak seperti sekarang ini, masih banyak sawah, empang/kolam liar yang masih luas, kali yang masih bening, dan jikalaupun kotor dikarenakan lumpur, bukan kotor karena sampah seperti sekarang ini. aku sangat merindukan hal seperti itu. benar apa yang pernah dikatakan orang tua. Kondisi antara sekarang tidak sama dengan dahulu.

sedikit aku akan menceritakan tentang hobiie ku yang satu ini, dan memang aku ingin menuliskan semua tentang hobie ku memelihara ikan di site ku yang ini. karena 2 site ku yang lain aku bedakan isi dan contentnya dengan yang lainnya.

site ku di http://agustiono.wordpress.com berisikan ulasan tentang perjalanan, kisah, dan story, dan sedikit ilmu tentang komputer yang aku tau.

dan site ku yang berada di http://aanagustiono.blogspot.com berisikan tentang komputer dalam bahasa inggris.

kita kembali tentang hobie ku yang ini, yaitu memelihara ikan hias, sebenarnya jika sudah mempunyai modal nanti aku ingin menjadi pengusaha ikan hias, akan tetapi aku tidak berani menyebutkan kapan akan memulai. yang jelas usaha ini telah menjadi impianku dan insyaAllah akan kulaksanakan.

Aku sangat menyukai ikan hias tropis, kenapa ?..... dikarenakan ikan hias tropis menurutku sangat uniq, berbeda dengan ikan hias air laut yang hidup di laut. aku menyukai ikan hias tropis atau air tawar dikarenakan keadaan alam lingkungan atau habitatnya yang mengingatkan ku pada masa kecilku, dimana masih banyak sawah dan rawa-rawa disekitar tempat tinggalku pada waktu itu.

Diantara jenis ikan yang masih ingat saat itu adalah ikan "sepat", akan tetapi ketika sekarang aku mencari informasi tentang jenis ikan ini , ternyata ikan ini termasuk keluarga ikan "gurami", kenapa bisa ?..... coba anda baca di http://en.wikipedia.org , ikan ini menurutku sangat indah, dengan bentuknya yang pipih, berwarna kelabu (di tempatku jenis yang paling banyak berwarna abu-abu), dan bergerak sangat anggun, lambat dan mempesona, seperti seorang model pada saat fashion show. tapi kadang-kadang bergerak sangat cepat kalo sedang di kejar ikan pemangsa atau ular.... atau ketika mau kutangkap hehehehe.......


akan tetapi ikan ini sudah sangat susah ditemui di dekat tempat tinggalku.

saat ini di tempat tinggalku telah banyak rumah kontrakan, atau tempat kost. karena disekitar rumahku telah berdiri banyak pabrik.

ikan sepat jadi tersingkir entah kemana, sudah tidak banyak lagi sawah atau rawa di tempatku, kali-kalinya pun telah berwarna hitam dan kotor, bukan kotor karena lumpur , akan tetapi karena limbah, dan sampah plastik yang sembarangan di buang di kali. Akhirnya dengan mengorbankan ke-egois-an manusia ikan sepat tersingkir atau mati..... ikan sepat.......... ikan sepat.......

kelak ketika aku menjadi seorang pengusaha nanti, ikan sepat akan mendapatkan perioritas yang akan kubudayakan sebagai hobies dan juga pengusaha di bidang ikan hias..........

Thanks u GOD for create ikan sepat AKA "Gourami"

Blog EntryBulan RamadhanSep 13, '07 11:32 AM
for everyone
    Tibalah waktunya bulan ramadhan ditahun 2007 ini.
semua umat muslim baik di indonesia maupun dunia pasti akan suka dan bergembira dengan datangnya bulan penuh kasih dan penuh ridho ini. kecuali kalo yang tidak suka dengan datangnya bulan ramadhan ini. heheh aku ngak tau dech :D.

Bulan Ramadhan ini adalah bulan Ramadhan pertama kali bagiku melaksanakan berdua dengan seseorang, karena bulan ini aku sudah punya istri , jadi harus mulai sesuatu dengan berdua.

Seperti pada waktu sahur pertama kali, harus membangunkan istri terlebih dahulu, kemdian memanaskan makanan, bahkan sampai shalat taraweh ngak dapet tempat, n akhirnya taraweh dirumah heheeh, maklum hari pertama puasa. jamaahnya pun yang ke mesjid masih banyak dan sampe mesjid full hehehe.

pada bulan Ramadhan ini kuisi hari-hariku dengan browsing ke tempat-tempat rohani.
sambil sesekali mendownload ceramah dari situs multiply hehe,
bahkan sampe menemukan suatu situs yang menjelaskan dengan detail silsilah dari Rasul Allah, Nabi Muhammad Saw, coba klik silsilah Rasul , disitu silsilah lengkap dari Rasul bisa di lihat.

Kadang kalo lagi membaca sebuah buku dengan judul "Sirah Nabawiyah Ibnu Hisyam" series 1 dan series 2, sampe tidak terasa ada mata air keluar dari mataku.

kisah dibuku tersebut menceritakan sejarah tentang Rasul, mulai dari nenek moyang Rasul sampai kematian Rasul.
kadang kala sampai merasa diri ini kecil dan sangat tidak berarti dibandingkan dengan Rasul, "wajar aja kalo di bandingkan rasul kita ini ngak ada apa-apanya hehehe".
dilihat dari sudut pandang manapun tetep aja kita kalah sama Rasul.
- Dari penderitaan, sejak lahir dia sudah tidak mempunyai Ayah, dan saat masih kecilpun dia sudah di tinggalkan oleh Ibu nya.
- Dari kekayaan (sampai Allah swt pun berjanji akan memberi apapun yang rasul minta), akan tetapi Rasul tidak menginginkannya kekayaan,  hanya keselamatan dari umatnya yang  di inginkannya.
- Dari Ketaatan. Saya yakin tidak ada seorangpun di muka bumi ini yang seperti Rasul menjalankan ibadahnya.
- Dari Kepercayaan. Sampai-sampai musuh dan kawanpun berpendapat hal yang sama "Dapat di percaya", sedangkan kita pasti tidak luput dari berbohong selama hidup kita.
- masih banyak lagi kelebihan dari rasul jika saya tuliskan di sini.

sampai pernah suatu hari bercerita dengan sahabat baikku dan juga sekaligus Guru mengajiku di Makassar. Rakhmat Hardiant namanya (maaf yah kalo ada salah tulis nama). dia bercerita bahwa sebelum Rasul di ciptakan Allah , nama "Muhammad" telah dijadikan mahar pernikahan untuk Nabi Adam dan Hawa.
pada pernikahan itu Nabi Adam harus mengucapkan "Ashadu Allah iIlahhaillalah, Ashadhu Anna Muhammad rasullollah" (sekali lagi maaf kalo ada kekurangan huruf atau kesalahan huruf dalam menulis).

hehhe jadi ngelantur dech... tadinya mau menceritakan bulan puasa ini malah ngelantur ke cerita temanku .. eh salah guruku hehehhehe.

intinya aja dech sekarang....... "Marhaban ya Ramadhan".
Selamat datang bulan Ramadhan, mohon di maafkan kalo saya dan keluarga mempunyai salah. baik yang disengaja maupun tidak.
Karena Allah akan menerima puasa kita jika terlebih dahulu kita dimaafkan dari saudara-saudara semuslim. karena manusia tidak lepas dari salah.

Minal Aidzin wal faidzin.... selamat datang bulan penuh berkah.. selamat datang ya Ramadhan.

Blog EntryBagaimana cara mengukur kadar oxigen dalam airJul 15, '07 3:55 AM
for everyone
sebenarnya artikel ini ditulis dalam bahasa inggris, akan tetapi saya coba translate kedalam bahasa indonesia.

alasan kenapa saya tulis dalam bahasa indonesia dikarenakan artikel ini penting setidaknya jika kita akan memulai atau membudidayakan ikan atau binatang air.

oxigen sangat penting dalam kehidupan. manusia bisa bertahan setidaknya tanpa makan dan minum sekitar 2 hari clik in here

akan tetapi manusia tidak bisa hidup tanpa oxigen sekitar 4 menit saja.

sekalian iklan ah... mo jual MLM nieh hehhehehe... kalo mau ikut jadi member OXY lewat saya aja yah, bisa daftar di click me dengan nomor distributorku "3925110"

baik langsung saja dimulai.

Kadar oxigen dalam air di danau atau sungai angat berbeda untuk tiap kedalaman.


cara diatas adalah mengambil sample atau contoh dari aliran air yang mengalir.

air yang mengalir ditangkap oleh "botol yang di potong setengah dan bagian ujung botol dihubungkan dengan selang" yang mana selang tersebut akan menghubungkan dengan botol tester. botol tester adalah tempat yang akan digunakan untuk mengukur kadar oxigen dalam air.

dalam kondisi di alam, kita tidak bisa mengandalkan pengukuran dari hasil lab, atau testing secara detail dengan perlengkapan dan peralatan ukur yang memadai. atau juga kepada para pemula yang belum tau seluk beluk tentang qualitas.

cara ini setidaknya tidak memakan waktu lama dan keakuratannya tidak terlalu jauh dari hasil lab.

Metoda pengukuran

Ada 3 metoda yang bisa digunakan

1.

Azide-Winkler Method



a. 300 mL botol ukur "TANPA GELEMBUNG UDARA"

b. secepatnya masukan sebanyak
2mL manganese sulfate kedalam botol sample.

c. Tambahkan 2 mL alkali-iodide-azide kedalam botol yang sama.

d. kemudian aduk atau kocok botol tersebut, cek apakah ada gelembung udara ?, jika ada gelembung udara maka ulangi dari awal testing. jika terlihat ada warna mulai dari coklat ke jingga.

e. Tambahkan 2 mL  concentrated sulfuric acid lewat pipa yang ada pada atas botol. Hati-hati terhadap tutup klep. pada titik ini, sample dapat di amankan "fixed" dan dapat disimpan lebih dari 8 jam jika tetap dalam kondisi dingin, dan dalam ruangan gelap. Dan dapat pula menggunakan tutup dari alumunium foil.

f. Dalam botol berleher atau termors, titrate 201 mL dicampurkan dengan sodium thiosulfate maka dapat dihasilkan warna seperti warna jerami atau kuning.

g. Tambahkan 2 mL agar didapatkan warna biru.

h. Lanjutkan dengan perlahan sampai pemberian titrating sampai sample terlihat bersih. hingga didapatkan warna air menjadi biru.

i. concentration kadar oxygen dalam sample sama dengan jumlah milliliters dari titrant yang digunakan. Setiap milliliter dari sodium thiosulfate ditambahkan dalam langkah 6 dan 8 sama dengan 1 mg/L kadar kerusak oxygen.

==========================================
masih ada lagi beberapa tekhnik untuk menentukan kadar oksigen dalam air.
lebih lengkapnya dalam bahasa inggris dapat dibaca di www.ecy.wa.gov